just hate me then…
tidak perlu memiliki mata
tidak perlu memiliki telinga
cukup rasakan dengan hati
maka kau pun akan tahu, sakitnya terkhianati….
saya tidak akan mencoba untuk mengembalikan semuanya karena saya tahu itu tidak akan mungkin. saya tidak akan mengumpulkan seribu alasan untuk menutupi kesalahan saya. saya juga tidak akan menyesali semuanya karena saya tahu itu tidak ada gunanya. yang akan saya lakukan adalah mencoba menjalani semua yang telah saya mulai walaupun saya tahu itu tidak akan mudah.
kamu berdarah, kamu tersayat, kamu pecah berantakan. semua karena saya. dan saya tidak tahu bagaimana caranya mengobati kamu. maka bencilah saya, jauhilah saya, jangan kenali saya lagi. agar kamu tidak lagi berdarah. lukamu biar cepat mengering dan menghilang perlahan. sembuhlah agar kamu bisa kembali berdiri dan berlari. hanya itu yang bisa saya lakukan….
tapi….
ketika saya berkata bencilah saya, jauhilah saya, jangan kenali saya lagi… saya berbohong. saya tidak sungguh-sungguh. saya tidak rela. karena rasanya pasti akan sangat menyakitkan. tapi kemudian saya ingat lukamu. luka yang saya buat sendiri dan sekarang kamu kesakitan karenanya. kenapa saya tidak mau merasakan sakit padahal saya sudah menyakiti kamu begini dalam?
maka, dengan napas tertahan saya katakan saya rela kamu benci. saya rela kamu jauhi. saya rela tidak kamu kenali lagi, jika kamu mengingikannya seperti itu. jika memang itu dapat mengobati lukamu. saya rela….
dan seandainya kamu menemukan kesulitan di tengah nanti, ingatlah… bahwa saya yang menorehkan luka ini, bukan orang lain….